Welcome to blog Angga Ardinata

Selasa, 27 Maret 2012

::: BENAR CINTA INDONESIA :::


Cinta Indonesia tidak ditunjukkan dgn barang apa yang dia pakai, bahasa apa yang dia gunakan, merk apa yang dia beli.
Cinta Indonesia tidak ditunjukkan dgn apa yg dia tindakan, tapi dengan niat dibalik tindakan tersebut.
Banyak orang yg pake batik, celana kain asli Indonesia, sepatu buatan Indonesia, tapi korup dan mencuri hak orang lain
Banyak juga orang yg sekolah di luar negri tapi kembali untuk membangun bangsanya dgn ilmu yang didapat dari asing tersebut.
Tidak salah punya kemampuan berbahasa asing selama digunakan utk mewakili Indonesia dgn baik di mata dunia
Tidak salah menggunakan merk asing asal utk kebaikan Indonesia
Cinta sesuatu bisa dilakukan tanpa anti terhadap yg lain
Bayangkan kalau Bung Hatta tidak ke Belanda, negara asing yg notabene menjajah Indonesia, mungkin segala ilmu ekonomi dan tata negara yg beliau dapatkan di sana tidak akan teraplikasikan di Indonesia.
Dari Ekonomi Koperasi hingga menyusun pemerintahan, DPR. UUD, dll
Bayangkan kalau Bung Hatta tidak mau berbahasa asing hanya karena cinta Indonesia, beliau tidak akan bisa membawakan pledoi yg menggetarkan dunia: “Indonesia Vriij” di hadapan sidang di Belanda.
Atau bayangkan tim robotik Indonesia yg akhirnya jadi juara dunia, memangnya segala komputer dan part2 utk bikin robot adalah merk Indonesia? Tentu tidak. Tapi mereka telah mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.
Makanya, jangan merasa paling cinta Indonesia kalau sudah pake merk Indonesia dan berbahasa Indonesa tapi tidak pernah berbuat apapun utk Indonesia
Jangan sempit kecintaannya thd Indonesia.
Cinta Indonesia itu ditunjukkan lewat niat, usaha, dan perjuangan utk Indonesia.
Itu, kalau benar cinta Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar